Minggu, 24 Agustus 2014

Di Hadapan Istri, Aleg PKS DPRD Gorontalo Tandatangani Pakta Profesional

Gorontalo (23/8) - Mengambil tema “Bersiaga Layani Rakyat, Berjaya Menegakkan Dakwah”, seluruh Anggota Legislatif (Aleg) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seluruh Provinsi Gorontalo mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Konsolidasi Aleg PKS yang dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Provinsi Gorontalo pada Sabtu (23/8) lalu di Kota Gorontalo. Dalam kesempatan tersebut, mereka akan menandatangani pakta integritas sebagai janji sebagai Wakil Rakyat.

Ketua DPW PKS Provinsi Gorontalo Helmi Adam Nento menyatakan, PKS Gorontalo akan membuat Aleg PKS total dalam melayani rakyat sebagai pejabat publik. “Pakta ini untuk menegaskan konsistensi aleg PKS terhadap tindakan dengan nilai dan prinsip, jadi satu kata satu perbuatan," ungkap Helmi.

Selain penandatanganan pakta, kegiatan ini juga menngadakan upgrading pemahaman kepada aleg dari berbagai tingkat terkait fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran di DPRD kelak, sehingga mereka dapat menjadi wakil rakyat yang bersih dari korupsi, peduli kepada rakyat Gorontalo, dan profesional. Selain pelatihan terkait aktivitas di DPRD, mereka juga mendapat pembekalan kemampuan pribadi, seperti manajemen relasi publik dan pengelolaan keuangan.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Wilayah Dakwah Sulawesi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS Syarifudin mengingatkan jati diri Aleg PKS “Sebagai pejabat publik, aleg PKS harus menjaga kredibilitas nama baik PKS, memegang teguh moral dan etika, serta mencegah diri dari perbuatan korupsi dan (perbuatan negatif) lainnya,” kata Syarifudin.

Setelah mendapatkan pelatihan, Aleg PKS dari Gorontalo tersebut menandatangani pakta integritas yang disaksikan oleh istri masing-masing. Mereka sengaja didatangkan oleh DPW PKS Gorontalo agar dapat mengawasi dan mendukung suami dalam menjalani amanah sebagai wakil rakyat. "Keluarga, khususnya istri adalah pilar utama yang menopang integritas kinerja aleg PKS," ungkap Syarifudin.

Pakta integritas berisi tentang janji untuk bekerja secara bersih, peduli, dan profesional sebagai Wakil Rakyat demi mewujudkan visi PKS akan masyarakat madani yang adil, sejahtera, dan bermartabat. Dalam pakta tersebut, mereka juga siap untuk diberikan sanksi apabila melanggar hukum dan merusak citra PKS maupun DPRD.

*http://pks.or.id/content/di-hadapan-istri-aleg-pks-dprd-gorontalo-tandatangani-pakta-profesional

Kesantunan Politisi PKS, Antara Anis Matta dan Fahri Hamzah


Banyak pihak yang ingin Partai Keadilan Sejahtera ‘musnah’ dari percaturan politik di Indonesia. Pihak tersebut adalah pihak yang di duga memang anti kepada Islam, selain kepada PKS. Bahkan sebelum Pemilihan Umum 2014, banyak pengamat politik, media, lembaga survei, tokoh yang mengklaim bahwa PKS tidak lolos ‘Parliamentary Threshold. Tapi sangat disayangkan untuk kesekian kalinya prediksi semua itu salah total.

Lalu apa yang menarik untuk di ulas tentang PKS menurut Silontong*? Sebenarnya ada banyak sekali, namun untuk kesempatan ini, Silontong akan menulis tentang kesantunan politisi PKS yaitu: Anis Matta dan Fahri Hamzah.

Saya yakin tulisan ini bisa saja bersifat subjektif, walau Silontong berupaya seobjektif mungkin. Bisa saja tulisan ini akan membuat ‘panas’ para manusia (haters) yang benci PKS, walau Silontong menulis atas dasar data dan fakta.

#1. Kesantunan Anis Matta

Media menjadi saksi sejarah ketika salah satu politisi Partai Amanat Nasional (PAN), yang dalam persidangan, Wa Ode mengatakan bahwa Marzuki Alie menerima Rp 300 miliar, sedangkan masing-masing wakil ketua DPR dan pimpinan Banggar Rp 250 miliar, termasuk Wakil Ketua DPR RI Anis Matta (PKS) dan Pramono Anung (PDIP).

Tudingan Wa Ode kepada Anis Matta ternyata hanya fitnah saja, tanpa dasar bukti, data dan fakta. Dan Anis pun sempat dipanggil Komisi Pemeriksaan Korupsi (KPK), tapi lagi-lagi KPK gagal menemukan bukti yang kuat untuk menciduk mantan Sekjen PKS tersebut.

Walau namanya sempat tercoreng, walau Wa Ode melakukan fitnah kepada Anis, namun Anis Matta tetap memaafkan Wa Ode.

“Atas pencemaran ini saya tetap akan memaafkan Wa Ode atas ketidakpahamannya. Dalam Kabar dan Gambar Anis Matta terbaru yang mengatakan Cintalah yang bisa membuat Indonesia menjadi sepenggal firdausmenegakkan hukum, yang dikedepankan adalah pendekatan rasional, bukan emosional. Lebih baik fokus bersama KPK memberantas korupsi,” kata Anis dalam siaran persnya kepada Tribunnews.com, Kamis(3/5/2012).

Selain itu, kesantunan politik Anis Matta yang lain adalah, ketika ia terpilih atau di amanahkan menjadi Presiden PKS, ia pun langsung mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DPR RI.

Rangkap jabatan memang secara pandangan politik tidak masalah, namun secara etika akan bisa menimbulkan potensi masalah. Juga dari sisi fokus, tentu akan berbeda proses dan hasil jika orang bekerja pada dua posisi dan satu posisi.

Terlepas dari semua itu, sikap Anis Matta yang mengundurkan diri dari Wakil Ketua DPR RI ketika itu patut mendapat apresiasi sebagai bentuk ‘kefatsunan’ atau kesantunan politik.

#2. Kesantunan Politik Fahri Hamzah

Banyak yang ‘benci’ sama politisi asal Sumbawa ini. Namun banyak juga yang kagum dengan sosoknya Kabar dan Gambar Fahri Hamzah terbaru yang sedang pegang buku karyanya sendiriyang selalu kritis kepada siapa pun, bukan hanya kepada SBY, kepada KPK, kepada Media, kepada Jokowi, kepada siapa saja, ia juga pernah kritis kepada Tifatul Sembiring.

Jadi, sikap kritisnya memang bersifat menyeluruh, artinya segala yang menurut pengamatan Fahri ada yang salah, maka mulutnya tidak bisa bungkam, tangan tidak bisa berhenti menulis kicauan di akun twitternya.

Jokowi adalah orang yang ‘empuk’ menjadi bulan-bulanan kritik Fahri selain akun @TM2000back. Wajar jika para pendukung Jokowi pun anti sama PKS dan Fahri Hamzah. Walau para pendukung Jokowi sebenarnya banyak yang tidak ‘tahu’ masalah sesungguhnya.

Di bulan Agustus 2014, Fahri Hamzah mendapat tudingan (baca:fitnah) dari saksi dalam persidangan Anas Urbaninggrum (AU) yang bernama Yulianis. Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (18/8/2014), Yulianis mengatakan bahwa ia memberikan uang $25.000 kepada Fahri.

Atas kesaksian palsu Yulianis, media anti PKS pun mendadak geger. Ini kesempatan untuk menghancurkan PKS (mungkin) yang ada di benak media kala itu (tidak kalah hebohnya dengan kicauan kata ‘sinting’ Fahri). Ditengah hebohnya media mempublikasikan berita tersebut, sosial media pun latah dan ikut geger juga. Berbagai cacian, makian, hujatan, umpatan mengarah ke Fahri Hamzah dan PKS.

Lalu, apa komentar Fahri? Melalui akun Twiter yang dirilis laman pkspiyungan (18/8/2014), Fahri memberikan jawaban dan klarifikasi dari fitnah tersebut seperti berikut ini:

“Teman2 Pers, Saya mohon maaf karena masih rapat dari tadi. Berikut klarifikasi soal Yulianis.

Saya belum tahu Persis nya seperti apa beritanya. Dan sy tidak merasa punya hubungan apapun dgn Yulianis dan Nazar. Apalagi soal uang.

Saya persilahkan nazar dan yulianis klarifikasi soal kehadiran saya di wisma permai.

Saya tidak pernah ke sana. Tidak tahu di mana Dan tidak pernah terdengar selama ini sy berurusan dengan mereka.

Sudah hampir 5 tahun umur kasus hambalang. Tiba2 saya disebut terima uang. Tiada ba bi bu…

Sy gak akan melaporkan mereka ke manapun sebab sy merasa mereka juga sedang susah.

Terlebih sahabat saya @anasurbaningrum saya terus mendoakan agar beliau diberikan kekuatan dalam memperjuangkan hak-haknya.”

Demikian klarifikasi sementara.

Tidak lama setelah klarifikasi Fahri, pembelaan pun datang dari Nazaruddin (mantan Bendahara Umum Demokrat) yang mengatakan:

“FAM itu adalah Fahmi,” ujar Nazaruddin seusai memberikan kesaksiannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2014, seperti dilansir Tempo.

Menurut Nazar, Fahmi adalah rekan bisnisnya. Nazar berkali-kali mengatakan kepada wartawan bahwa yang menerima uang US$ 25 ribu yang dimaksudkan Yulianis adalah Fahmi, bukan Fahri Hamzah.

Sementara itu, KPK pun ‘merasa’ ada kesempatan untuk menelusuri dan mendalami kesaksian Yulianis tersebut, namun amat disayangkan kesempatan itu kandas.

Dari kejadian diatas, walau Fahri Hamzah dikenal sebagai orang yang vokal dan emosional, namun ia tidak mau menuntut Yulianis atas fitnah yang dilontarkannya. Fenomena ini adalah bentuk kesantutan politik Fahri, dimana ia punya nurani, dimana ia bisa memahami kesulitan Yulianis. Mungkin saja, Yulianis salah ucap, atau mungkin juga Yulianis mendapat tekanan dari pihak tertentu, atau mungkin juga Yulianis memang sengaja. Entahlah!

Namun dibalik semua itu, tidak ada dendam dari mantan Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) itu kepada Yulianis. Budaya memaafkan kader PKS adalah hal yang biasa sebenarnya, karena ‘tagline’ Partai Bulan Sabit Kembar itu adalah: “Cinta, Kerja dan Harmoni”. Jadi hal yang wajar jika kesantunan politik begitu mengakar dalam diri setiap kader PKS walau terlalu sering mendapat fitnah.

Memang sudah saatnya para politisi Indonesia bisa mengamalkan prilaku santun dalam berpolitik dan menghilangkan prilaku anarkis seperti gaya-gaya yang di contohkan paham komunis. Semoga!

*sumber: http://silontong.com/2014/08/24/kesantunan-politisi-pks-anis-matta-dan-fahri-hamzah/

Greget Pitulasan dan Syawalan PKS Banguntapan Jogja



PKS Bantuntapan hari Ahad (24/8/2014) pagi tadi menyelenggarakan agenda peringatan HUT RI ke-69 sekaligus syawalan. Kegiatan ini digelar di halaman kantor kecamatan Banguntapan, Bantul, DIY.

Dimulai dengan sarapan makan soto bersama, sejak pagi-pagi kader dan simpatisan PKS mulai berdatangan. Diiringi lagu-lagu perjuangan, para peserta menikmati sarapan dalam suasana penuh kegembiraan dan keakraban.

Hadir dalam kegiatan ini, H. Setiya anggota legislatif DPRD Bantul yang mewakili dapil Banguntapan-Piyungan. Memberikan kata sambutan sekaligus orasi kemerdekaan. Menegaskan bahwa PKS yang lahir dari ibu pertiwi ini memiliki tugas untuk melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Berjuang bersama komponen anak bangsa untuk mencapai 4 tujuan kita bernegara. Melindungi segenap tumpah darah, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. "Perjuangan berbangsa kita masih panjang!" demikian tegas bapak lima anak ini.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan berbagai perlombaan khas pitulasan. Lomba balap karung, lomba membawa kelereng, memasukkan pena dalam botol dan lain-lain. Diikuti oleh bapak-bapak, ibu-ibu sekaligus anak-anak. Tampak kader dan simpatisan PKS Banguntapan sangat menikmati perlombaan-perlombaan yang sangat menghibur tersebut.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah-hadiah perlombaan dan berbagai doorprize oleh ketua DPC PKS Banguntapan Umar Hidayat, M.Ag.
*http://www.pkspiyungan.org/2014/08/greget-pitulasan-dan-syawalan-pks.html

Dakwah Parlemen PKS Pasuruan Semakin Meningkat

Sebanyak 50 Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan periode 214-2019 dilantik hari ini. Kamis (21/08). Bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pasuruan, momen hari ini diharapkan menjai momen yang sangat penting bagi perkembangan dakwah di daerah yang dikenal basis Nahdiyin ini.

Penting karena untuk periode 2014-2019 ini PKS Kabupaten Pasuruan mengirimkan tiga wakilnya. Mereka adalah Muhammad Nadir Umar (ketua DPD PKS Kabupaten Pasuruan) dari Dapil 4, Mohammmad Zaini, ketua Badan Pemenangan Pemilu PKS kabupaten Pauruan dari Dapil 2, dan Mada Lutfi Irawan, kader PKS dari Dapil 5.

Keberadaan tiga legislator PKS ini diharapkan semakin meningkatkan produktifitas dakwah parlemen di DPDR Kabupaten Pasuruan. Harapan menjadikan Pasuruan kota industri dan pendidikan yang maju dan bebas KKN namun tetap berbasis keislaman yang kental ini akan menjadi salah satu tugas besar para legislator PKS kabupaten Pasuruan selama 5 tahun ke depan.

Jabatan dan tugas sebagai wakil rakyat adalah bagian dari perjuangan dan amanah dakwah yang harus dikelola dengan hanif, cerdas, dan penuh semangat karena tantangannya sangatlah komplek.

Selamat bekerja duta-duta dakwah parlemen!

*Moh. Nur (Koordapil 4 PKS kab. Pasuruan)

*http://www.pkspiyungan.org/2014/08/dakwah-parlemen-pks-pasuruan-semakin.html

Anak Kader PKS Juarai Lomba Komik Nasional



Yasmin Filistin, anak kader PKS Yogyakarta ini menorehkan prestasi nasional dengan menjuarai Lomba Komik yang digelar di kota Bandung, Sabtu kemarin (23/8/2014).

Dalam ajang nasional yang digelar oleh C-Genation ini, Yasmin menyabet Juara Satu lewat karya komiknya yang berjudul '4 Serangkai'. Komik yang menceritakan nilai-nilai pendidikan pada generasi muda ini mendapat skor tertinggi dan mendapat hadiah utama Rp 15 juta.

Saat diwawancarai TVRI usai pemberian hadiah, Yasmin menceritakan keahlian komiknya hasil otodidak yang awalnya sekedar coret-coretan tangan sejak duduk di bangku SDIT Baitussalam Prambanan.

Setelah menginjak SMP, 'akhwat' kelahiran 1 Februari 1997 ini mulai belajar membuat komik di komputer, dengan belajar secara otodidak software mulai coreldraw, photoshop, manga studio. Saat masih SMP inipun karya komiknya beberapa kali nampang di koran KOMPAS.

Tahun 2012 lalu, komiknya yang berjudul 'Mr Telat' menyabet The Best Story dalam ajang lomba komik yang digelar MnC di Jakarta.

Baru-baru ini, karya komiknya yang berjudul 'The Battle Of The Good Guy' diterbitkan oleh penerbit komik Yogyakarta.

Saat Gaza Palestina di-invasi zionis Israel, 'Bunga Melati Palestina' inipun mengekspresikan kepeduliannya lewat karya seninyanya 'For Our Brother' yang diunggah di DevianArt.

Saat ditanya apa cita-citanya, siswi SMA 3 Yogyakarta yang ingin kuliah di ITB tahun depan ini mengutarakan ingin menjadi komikus kebanggan Indonesia di ajang internasional.

"Our Spirit, Dua, Hope, All For You, Gaza" (Karya Yasmin Filistin)


(by Didi D)

*http://www.pkspiyungan.org/2014/08/anak-kader-pks-juarai-lomba-komik.html

Mengapa Shalat Dhuha Memperlancar Rezeki?

Banyak Muslim yang meyakini bahwa salah satu keajaiban shalat Dhuha adalah memperlancar rezeki. Lebih dari itu, banyak pula Muslim yang telah membuktikan bahwa setelah rutin mengerjakan shalat Dhuha, rezekinya menjadi lebih lancar.

Mengapa demikian? Mari kita perhatikan hadits-hadits yang mengaitkan shalat Dhuha dengan rezeki berikut ini:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan shadaqahnya. Setiap tasbih adalah shadaqah, setiap tahmid adalah shadaqah, setiap tahlil adalah shadaqah, setiap takbir adalah shadaqah, menyuruh kepada kebaikan adalah shadaqah, dan melarang berbuat munkar adalah shadaqah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim)

فِى الإِنْسَانِ ثَلاَثُمِائَةٍ وَسِتُّونَ مَفْصِلاً فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهُ بِصَدَقَةٍ. قَالُوا وَمَنْ يُطِيقُ ذَلِكَ يَا نَبِىَّ اللَّهِ قَالَ النُّخَاعَةُ فِى الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا وَالشَّىْءُ تُنَحِّيهِ عَنِ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُكَ

“Di dalam tubuh manusia terdapat tiga ratus enam puluh sendi, yang seluruhnya harus dikeluarkan shadaqahnya.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Siapakah yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah?” Beliau menjawab, “Engkau membersihkan dahak yang ada di dalam masjid adalah shadaqah, engkau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu dari jalan adalah shadaqah. Maka jika engkau tidak menemukannya (shadaqah sebanyak itu), maka dua raka’at Dhuha sudah mencukupimu.” (HR. Abu Dawud)

Dalam dua hadits ini dan hadits-hadits lain yang senada, Shalat Dhuha bernilai sedekah. Bukan sembarang sedekah, tetapi 360 sedekah. Sedangkan tiap sedekah akan dilipatgandakan oleh Allah. Subhanallah.

Berikutnya, dalam hadits Qudsi Allah berfirman akan menjamin rezeki hamba-hambaNya yang menjaga shalat Dhuha.

يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تُعْجِزْنِى مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ فِى أَوَّلِ نَهَارِكَ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)

Ketiga, dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan derajatnya hasan shahih menurut Syaikh Al Albani.

بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- سَرِيَّةً فَغَنِمُوا وَأَسْرَعُوا الرَّجْعَةَ فَتَحَدَّثَ النَّاسُ بِقُرْبِ مَغْزَاهُمْ وَكَثْرَةِ غَنِيمَتِهِمْ وَسُرْعَةِ رَجْعَتِهِمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى أَقْرَبَ مِنْهُ مَغْزًى وَأَكْثَرَ غَنِيمَةً وَأَوْشَكَ رَجْعَةً مَنْ تَوَضَّأَ ثُمَّ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لِسُبْحَةِ الضُّحَى فَهُوَ أَقْرَبُ مَغْزًى وَأَكْثَرُ غَنِيمَةً وَأَوْشَكُ رَجْعَةً

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengirimkan sepasukan tentara, lalu mereka berhasil memperoleh harta rampasan perang yang banyak dan bergegas pulang. Kesuksesan perang, harta rampasan yang banyak dan pasukan kembali dengan selamat menjadi buah bibir di masyarakat. Lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang lebih banyak memperoleh harta rampasan, bahkan keberhasilannya lebih cepat dibandingkan pasukan tentara itu? Hendaklah seseorang berwudhu lalu pergi ke masjid untuk mengerjakan shalat Dhuha. Maka orang itulah yang lebih cepat memenangkan peperangan, lebih banyak meraih harta rampasan dan lebih segera meraih kesuksesan.” (HR. Ahmad; hasan shahih)

Jika pada hadits-hadits sebelumnya shalat Dhuha dikaitkan dengan sedekah dan rezeki, pada hadits ini shalat Dhuha bahkan membuat orang yang mengerjakannya dapat meraih kesuksesan dengan segera. Subhanallah, demikianlah keajaiban shalat dhuha. Wallahu a’lam bish shawab. [Abu Nida]

*sumber: bersamadakwah.com

Netanyahu Tidak Sedang Bercanda

Saat Netanyahu merintih minta tolong dan mengemis gencatan senjata. Ia tidak sedang bercanda. Ia tahu, jika perang darat dilakukan, jumlah komandan lapangan dan perwira menengah Israel bisa ludes. Terbukti, Mayjen Sami Tourjuman, Panglima Tempur Israel lari dan sembunyi saat rudal HAMAS melintas di atas kepalanya.

Nah ketika Netanyahu jumawa dan berkata, "Semua negara Arab mendukung Israel dan menentang HAMAS." Ia tidak sedang bercanda. Tadi malam waktu Gaza, Israel mengirimkan 6 pesawat tempu dan menembakkan bom yang meruntuhkan bangunan berlantai 15 rata dengan tanah. Dunia Arab semua pura-pura tidak melihat dan tidak mendengar. Semua tutup mata dan tutup telinga. Mereka malah mengirim pesan kepada Netanyahu, "Gempur teus, sampai HAMAS ludes atau rakyat Gaza menghukum HAMAS."

Namun HAMAS kini sudah bulat hati. Tidak ada lagi judul gencatan senjata, sebelum balas dendam atas syahidnya 3 komandan tempur HAMAS terbayarkan. Harian Maarev Israel menduga-duga, 2-3 hari ke depan, akan ada kejutan-kejutan yang dilakukan para pejuang HAMAS terhadap Israel. Menurut beberapa sumber, pasukan bawah tanah HAMAS-Jihad Islam tengah mempersiapkan strategi mematikan untuk melakukan aksi-aksi berikut:

1. Menyerang pusat-pusat energi yang mesuplai gas dan minyak ke Israel.
2. Melakukan penyerangan terukur langsung ke jantung militer atau sipil Israel.
3. Menargetkan kematian perwira-perwira tinggi Israel.
4. Melakukan ujicoba peluru anti pesawat yang selama ini terlalu bebas membombardir Gaza tanpa perlawanan anti pesawat.

Kita doakan, semoga HAMAS-Jihad Islam mampu menuntaskan perlawanan terhadap Israel. Walaupun secara kasat mata, kekuatan HAMAS jauh di bawah Israel yang merupakan kekuatan militer keempat di dunia. Tapi semangat meraih kematian fi sabilillah, adalah modal yang tak dimiliki bangsa lain di dunia.

(By: Nandang Burhanudin)


*http://www.pkspiyungan.org/2014/08/netanyahu-tidak-sedang-bercanda.html

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Random Post

Postingan Terkini